Pengembangan Model Pembelajaran Motorik Berbasis Permainan pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Anak Tunagrahita

Rachmad Dodi Ariesna
Dosen STKIP Al Islam Tunas Bangsa Bandar Lampung

Abstrak

Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  menghasilkan  model pembelajaran motorik berbasis permainan yang bervariasi dan menyenangkan pada mata pelajaran penjas anak tunagrahita yang layak digunakan. Dalam penelitian ini menggunakan langkah-langkah; (1) pengumpulan data, (2) menganalisa informasi, (3) mengembangkan produk   awal,   (4)   validasi   dan   revisi   dari   ahli,   (5)   revisi   produk berdasarkan hasil uji coba awal, (6) ujicoba terhadap produk hasil revisi pada wilayah yang lebih luas, (7) menyusun produk hasil pengembangan. Penelitian ini menggunakan uji coba model di lapangan dengan model skala   kecil   dan   skala   besar.   Instrument   pengumpulan   data   dalam penelitian ini adalah (1) angket, (2) lembar observasi aktifitas permainan, dan (3) format lembar penilaian siswa. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dan kualitatif deskriptif. Produk penelitian pengembangan ini yaitu buku panduan pembelajaran motorik berbasis permainan pada mata pelajaran penjas anak tunagrahita, yang berisi sepuluh model permainan, yaitu: (1) pembelajaran motorik berbasis permainan puzzle memasangkan balok sesuai bentuk, (2) pembelajaran motorik berbasis permainan puzzle memasangkan bentuk gambar,  (3)  pembelajaran  motorik  berbasis  permainan  memutari lingkaran, (4) pembelajaran motorik berbasis permainan melempar bola ke arah  bendera, (5)  pembelajaran  motorik berbasis permainan melempar bola ke Simpai, (6) pembelajaran motorik berbasis permainan menendang bola ke gawang, (7)    pembelajaran motorik berbasis permainan memasukkan bola kedalam tabung, (8) pembelajaran motorik berbasis permainan memasukkan urutan lingkaran, (9) pembelajaran motorik berbasis permainan mengambil bintang, dan (10) pembelajaran motorik senam gerak dan lagu.

Kata kunci: pengembangan, pembelajaran motorik, anak tunagrahita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *